![]() |
Facebook berencana untuk masuk ke dalam industri video musik. AP Photo/Paul Sakuma |
New York Times melaporkan bahwa Facebook berencana untuk masuk ke dalam industri video musik, sebuah industri yang selama bertahun-tahun telah didominasi YouTube. Facebook telah membicarakan masalah lisensi dengan beberapa label rekaman besar. Rencana mereka adalah untuk memasukkan video musik secara langsung ke beranda para pengguna Facebook.
Untuk membuat pihak label rekaman tertarik, Facebook disebutkan akan memberikan pembagian laba yang lebih besar daripada YouTube. Selain itu, mereka juga menjanjikan akan berusaha lebih keras untuk mencegah munculnya video ilegal di situs mereka.
Seperti yang dilaporkan CNET, dengan berita ini, Facebook berusaha membantah berita dari Music Ally, yang menyebutkan bahwa Facebook berencana untuk membuat layanan musik streaming, yang berarti mereka harus bersaing dengan Spotify, Rdio dan Apple Music. Facebook dengan jelas mengatakan bahwa mereka "tidak memiliki rencana untuk masuk ke dalam bisnis musik streaming."
Pembicaraan Facebook dengan label-label besar ini pertama kali dilaporkan The Information pada bulan Juni lalu. Ketika itu, Facebook menyebutkan bahwa pembicaraan mereka masih berada dalam tahap awal. Walau pembicaraan itu sendiri telah menjadi bukti bahwa Facebook memiliki rencana untuk bersaing dengan YouTube.
Dengan pengguna aktif bulanan sebanyak 1,4 miliar orang, Facebook tampaknya tak akan kalah jika harus bersaing dengan YouTube, yang mengaku memiliki pengguna aktif bulanan sebanyak 1 miliar orang.
"Video adalah sebuah kesempatan besar bagi kami," kata COO Facebook, Sheryl Sandberg saat bertemu dengan para analis di bulan April lalu.
Di kesempatan yang sama, CEO Facebook Mark Zuckerberg dengan bangga menyebutkan bahwa ketika itu, Facebook telah memutar 4 miliar video setiap hari. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 30 persen dari bulan Januari di mana sebanyak 3 miliar video ditonton via Facebook setiap hari. Lebih dari 75 persen video yang ditonton tersebut ditonton melalui perangkat mobile.
ABE

No comments:
Post a Comment