Showing posts with label MEDIA SOSIAL. Show all posts
Showing posts with label MEDIA SOSIAL. Show all posts

Wednesday, September 2, 2015

Gara-gara Status Facebook, Arif Kusnandar Diburu Netizen

Pengguna Facebook Arif Kusnandar mengunggah status berisi kebencian rasial. Netizen Indonesia beramai-ramai mencekalnya lewat petisi online.
Forum Demokrasi Digital saat berdiskusi di Jakarta, Rabu (26/8/2015)
ApaAjaAdaDisini - Kehidupan dunia maya di Indonesia belakangan ini sedang resah. Sebuah status di Facebook yang diunggah oleh akun bernama Arif Kusnandar membuat dunia internet Tanah Air tiba-tiba bergejolak.

ApaAjaAdaDisini tidak akan menampilkan isi dari status tersebut. Akan tetapi, status ini berisikan hal-hal yang mengandung kebencian rasial dan diskriminasi terhadap satu golongan etnis di Indonesia, serta radikalisasi.

Berbagai reaksi pun mulai bermunculan, sejak Arif Kusnandar menggunggah posting pada 22 Agustus 2015 lalu. Hanya dalam waktu singkat, posting status tersebut menyebar dengan cepat di media sosial karena menyinggung isu yang sensitif.

Banyak yang menentang, tetapi tidak sedikit juga yang mendukung.

Namun, apapun itu bentuk dukungannya, menurut Forum Demokrasi Digital (FDD), isi status tersebut tidak bisa dibenarkan. 

Si pembuat status bisa saja berkilah, apa yang dilakukannya merupakan salah satu bentuk dari kebebasan berpendapat. Akan tetapi, status tersebut banyak mengandung unsur kebencian rasial dan radikal. Itulah yang membuatnya berbeda dari konsep kebebasan berpendapat.

"Apabila pendapat digunakan untuk menyerang ras, itulah perbedaan (antara kebebasan berpendapat atau bukan). Kita tidak melarang menyampaikan pendapat, tapi jika digunakan untuk itu (kebencian rasial dan radikal), tidak bisa disebut sebagai kebebasan berpendapat," ujar Damar Juniarto dari Safenet, yang juga anggota FDD, saat berbincang denganKompasTekno di Jakarta, Rabu (26/8/2015).

Petisi di Change.org

Menanggapi segala polemik yang ada, FDD mendorong lahirnya petisi #StopKebencianRasial lewat Change.org. Isinya meminta pemerintah segera menangani penyebaran kebencian rasional, diskriminasi, dan radikalisasi di internet.

Dukungan para netizen untuk petisi tersebut pun luar biasa. Kurang dari 24 jam setelah diadakan, petisi online ini sudah ditandatangani secara digital oleh lebih dari 26.000 pendukung. Target petisi itu sendiri adalah sebanyak 35.000.

"Setuju tidak ada penyebaran SARA. Negara kita negara Pancasila. Aneka ragam suku bangsa dan berbeda agama. Tapi tetap 1 bangsa, yaitu satu bangsa Indonesia," tulis salah satu pembuat petisi.

Petisi ini sendiri akan dikirimkan ke beberapa lembaga pemerintah sekaligus, termasuk Komisi Hak Asasi Manusia; Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan; Kementerian Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah; Kementerian Komunikasi dan Informatika; Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan; dan Kepolisian Republik Indonesia.

Cara kerja petisinya seperti ini, jika ada yang menandatangani secara digital, setiap lembaga yang dituju akan menerima e-mail mengenai petisi tersebut. Itu artinya, karena sudah ada 26.000 pendukung, tiap lembaga-lembaga yang dituju setidaknya sudah menerima masing-masing sebanyak 26.000 e-mail.

Mau tidak mau, lembaga-lembaga tersebut pasti akan membaca dan mulai mencari tahu ada masalah apa yang terjadi di dunia maya Indonesia. Harapannya, tentu saja tuntutan yang ada di petisi tersebut dilaksanakan. 

Semoga saja, keresahan di dunia internet Indonesia segera reda.



Monday, August 31, 2015

Update baru! Akhirnya telepon via WhatsApp lebih hemat paket data

WhatsApp Voice call. ©2015
ApaAjaAdaDisini - Update terbaru aplikasi chatting WhatsApp telah tersedia untuk semua pengguna, termasuk Indonesia. Fitur-fitur menarik yang sebelumnya hanya ada di versi beta akhirnya bisa dinikmati pengguna tanah air.
Yang paling ditunggu-tunggu mungkin adalah fitur telepon WhatsApp yang akhirnya lebih murah. Ya, dengan mengupdate WhatsApp, penggunaan data dalam panggilan WhatsApp akan berkurang. Untuk mengaktifkan fitur ini, Anda hanya perlu mengakses 'Setelan' lalu masuk opsi 'Chatting dan Panggilan'.
Selain teleponan yang lebih murah, update WhatsApp terbaru juga memungkinkan pengguna untuk membisukan pemberitahuan pesan masuk individu. Sebelumnya, fitur 'mute' ini hanya bisa dilakukan di chat grup saja. Anda pun bisa menandai chat sudah dibaca atau belum.
Tidak ketinggalan, bagi Anda yang doyan menggunakan emoji, WhatsApp telah menambahkan beberapa emoji baru. Menariknya, Anda bisa mengetuk dan menahan beberapa emoji untuk mengganti warnanya.
Fitur baru terakhir dalam update WhatsApp adalah pengguna bisa dengan cepat mengirimkan pesan atau menyimpan kontak dari pengguna baru, jika mereka menggunakan WhatsApp tentunya.
Sayangnya, update baru WhatsApp ini masih tersedia di perangkat Android dan belum bisa didapatkan di gadget iOS.



Friday, August 21, 2015

Awas, Media Sosial Pengaruhi Keharmonisan Hubungan Asmara

Ilustrasi
ApaAjaAdaDisini Media sosial kini begitu besar peranannya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam menjalani hubungan asmara, senang rasanya membagikan pengalaman berkesan atau foto yang menarik ketika sedang menghabiskan waktu berdua dengan pasangan. Namun, kegiatan semacam ini di media sosial pun dapat mengganggu hubungan asmara Anda.

Sara Altschule, pakar asmara di It's Just Lunch Seattle dan peraih gelar magister di bidang Psikologi Konseling menyebutkan, ada beberapa cara media sosial dapat membantu atau malah menghancurkan hubungan asmara. Apa saja cara yang dimaksud? Berikut uraiannya. 

1. Aktivitas yang tidak sesuai
Kebiasaan ini dapat mengganggu hubungan Anda, misalnya ketika pasangan memberikan "like" pada foto yang membuat Anda tak nyaman, komentar tidak sepatutnya, dan perilaku lain di media sosial yang membuat Anda merasa tidak nyaman. Oleh sebab itu, ada baiknya Anda mengatakan hal ini pada pasangan. "Jelaskan secara spesifik tentang hal yang Anda lihat dan paparkan alasan mengapa Anda tidak senang dengan aktivitas itu," jelas Altschule. 

2. Pasangan "mengunci" akun 
Sah-sah saja bila seseorang tidak membuka akun media sosialnya untuk banyak orang. Namun, apabila pasangan terlalu privat tentang akun media sosialnya, hal ini bisa mencurigakan. "Bisa jadi ia menyimpan sesuatu. Ini bisa menjadi peringatan ketika pasangan tidak mau terbuka soal media sosialnya. Komunikasikan hal ini dengan baik," imbuh Altschule. 

3. Terlalu sering umbar kemesraan 
Mengumbar kemesraan di media sosial wajar saja, namun akan berlebihan bila dilakukan terlalu sering. Menurut Altschule, tak ada salahnya sedikit menyimpan hal-hal pribadi dari media sosial meski nyatanya banyak pasangan yang tidak bisa berhenti mengunggah kemesraan mereka. "Bila kemesraan terlalu sering diumbar, angkatlah topik ini dalam pembicaraan," sarannya. 

4. Cari perhatian di media sosial 
Ada seseorang yang sering mengunggah foto diri alias selfie. Bisa jadi, pasangan atau Anda sendiri sering melakukannya demi memperoleh perhatian orang lain. Namun, perlu disadari kebiasaan ini bisa membuat orang lain merasa kesal. "Jika Anda merasa pasangan mengunggah foto diri untuk memperoleh perhatian, ini merupakan hal yang terbilang aneh sebenarnya. Harusnya kalau Anda menjalin hubungan, tidak usah sibuk-sibuk mencari perhatian dari orang lain," tutur Artschule.

5. Selalu aktif di media sosial 
Media sosial bisa menjadi masalah kalau sudah merampas kehidupan seseorang. Jika Anda sedang berkencan dan pasangan malah sibuk dengan media sosialnya, ini pasti menjengkelkan. "Beberapa orang bisa begitu terobsesi dengan media sosial dan menjadi kehilangan perhatian dengan apa yang ada di depan matanya," ujar Artschule.



Saturday, August 1, 2015

Terus Naik, Sehari 968 Juta Pengguna Facebook Aktif

Tim keamanan pengguna Facebook meluncurkan fitur konseling bagi para pengguna yang memiliki kecenderungan mengekspresikan keinginan bunuh diri. AP Photo/Paul Sakuma
ApaAjaAdaDisini - Sedikitnya 968 juta akun aktif digunakan di laman jejaring sosial Facebook setiap harinya pada Juni 2015, demikian seturut laporan keuangan kuartal II 2015 perusahaan tersebut.

Jumlah pengguna aktif harian (DAUs) tersebut, naik sebesar 17 persen dibandingkan Juni 2014 silam.

Sementara untuk pengguna aktif hari melalui perangkat mobile (Mobile DAUs) rata-rata mencapai 844 juta pada Juni 2015, atau meningkat 29 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Facebook juga mencatat terdapat 1,49 miliar pengguna aktif bulanan (MAUs) hingga Juni 2015 yang mengalami kenaikan sebesar 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sedangkan untuk MAUs yang mengakses melalui perangkat mobile juga mengalami peningkatan 23 persen dibandingkan tahun lalu, menjadi 1,31 miliar hingga Juni 2015.

Di tengah peningkatan DAUs tersebut, fitur pemutaran video mendapatkan perhatian pengguna dengan mengalami peningkatan sekira 40 persen penayangan video di laman-laman Facebook sejak awal tahun 2015.

Dari segi aktivitas, Facebook juga mencatat sedikitnya 59 juta pengguna melakukan lebih dari 300 juta interaksi seputar ajang Copa America.

Selain itu menyusul legalisasi pernikahan sejenis yang diputuskan di Amerika Serikat, Facebook mencatat sedikitnya 26 juta pengguna mengubah profil foto mereka untuk menyuarakan dukungan atas hal tersebut.

Sedangkan 150 juta pengguna menerima notifikasi terkait keselamatan teman mereka sekitar kejadian gempa Nepal.


Monday, July 27, 2015

Facebook Dorong Pengguna Unggah Video Langsung di Facebook

Facebook dorong penggunanya untuk mengunggah video di Facebook. AFP PHOTO/Karen BLEIER
ApaAjaAdaDisini - Facebook tampaknya serius ingin bersaing dengan YouTube sebagai wadah untuk konten video. Hingga sekarang, Facebook menyebutkan bahwa tiap hari, mereka mendapatkan 4 miliar view. Seolah pencapaian ini masih tidak cukup, mereka bahkan berencana untuk menggaet para kreator video dan menampilkan video musik di beranda pengguna.

Selain itu, Facebook juga melakukan sedikit perubahan untuk mendorong para penggunanya untuk mengunggah video secara langsung di Facebook. Seperti yang disebutkan The Next Web, jika Anda mencoba untuk membagikan link YouTube di sebuah halaman Facebook, maka Anda akan melihat sebuah peringatan di bagian bawah. Peringatan tersebut menyarankan Anda untuk mengunggah foto secara langsung ke Facebook.

Peringatan yang dituliskan Facebook berbunyi, "Sebaiknya Anda mengunggah video Anda secara langsung di Facebook. Karena kebanyakan orang akan lebih tertarik untuk menonton video yang ada pada Facebook dan Anda juga dapat melihat tingkat kesuksesan video Anda di Page Insights."



Beberapa hari lalu, Facebook juga telah memberikan update untuk video uploader milik mereka. Hal ini menjadi bukti keseriusan Facebook untuk masuk ke dalam ranah video.

Facebook akan memprioritaskan video yang diunggah secara langsung di Facebook. Sayangnya, hal ini memberi celah bagi pembajak video untuk mengunggah video yang memang sudah viral di situs lain ke Facebook. Dengan begitu, mereka dan halaman mereka akan dapat menjadi tenar mendadak.

Menyangkut masalah pelanggaran hak cipta ini, pihak Facebook menyebutkan bahwa mereka memiliki beberapa tool yang berfungsi untuk melindungi hak cipta dari suatu video. Salah satu tool tersebut adalah Audible Magic.

Dalam email, pihak Facebook berkata, "Selama bertahun-tahun kami telah menggunakan sistem Audible Magic untuk membantu kami mencegah munculnya konten video bajakan. Kami juga memiliki tool untuk memudahkan para pemegang hak cipta untuk melapor jika mereka menemukan versi bajakan dari video mereka. Setelah kami memastikan bahwa laporan tersebut valid, maka kami akan menghapuskan konten bajakan yang dimaksud." 

Facebook Hendak Masukkan Video Musik ke Beranda

Facebook berencana untuk masuk ke dalam industri video musik. AP Photo/Paul Sakuma
ApaAjaAdaDisini - Facebook dikabarkan hendak masuk ke dalam industri musik. Meskipun begitu, mereka tak ingin menjadi penyedia layanan seperti Spotify atau, yang terbaru, Apple Music.

New York Times melaporkan bahwa Facebook berencana untuk masuk ke dalam industri video musik, sebuah industri yang selama bertahun-tahun telah didominasi YouTube. Facebook telah membicarakan masalah lisensi dengan beberapa label rekaman besar. Rencana mereka adalah untuk memasukkan video musik secara langsung ke beranda para pengguna Facebook.

Untuk membuat pihak label rekaman tertarik, Facebook disebutkan akan memberikan pembagian laba yang lebih besar daripada YouTube. Selain itu, mereka juga menjanjikan akan berusaha lebih keras untuk mencegah munculnya video ilegal di situs mereka.

Seperti yang dilaporkan CNET, dengan berita ini, Facebook berusaha membantah berita dari Music Ally, yang menyebutkan bahwa Facebook berencana untuk membuat layanan musik streaming, yang berarti mereka harus bersaing dengan Spotify, Rdio dan Apple Music. Facebook dengan jelas mengatakan bahwa mereka "tidak memiliki rencana untuk masuk ke dalam bisnis musik streaming."

Pembicaraan Facebook dengan label-label besar ini pertama kali dilaporkan The Information pada bulan Juni lalu. Ketika itu, Facebook menyebutkan bahwa pembicaraan mereka masih berada dalam tahap awal. Walau pembicaraan itu sendiri telah menjadi bukti bahwa Facebook memiliki rencana untuk bersaing dengan YouTube.

Dengan pengguna aktif bulanan sebanyak 1,4 miliar orang, Facebook tampaknya tak akan kalah jika harus bersaing dengan YouTube, yang mengaku memiliki pengguna aktif bulanan sebanyak 1 miliar orang.

"Video adalah sebuah kesempatan besar bagi kami," kata COO Facebook, Sheryl Sandberg saat bertemu dengan para analis di bulan April lalu.

Di kesempatan yang sama, CEO Facebook Mark Zuckerberg dengan bangga menyebutkan bahwa ketika itu, Facebook telah memutar 4 miliar video setiap hari. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 30 persen dari bulan Januari di mana sebanyak 3 miliar video ditonton via Facebook setiap hari. Lebih dari 75 persen video yang ditonton tersebut ditonton melalui perangkat mobile
ABE

Saturday, July 25, 2015

Pengguna Facebook Banyak Tak Sadar Kena "Hack", Begini Cara Mengeceknya

Logo baru Facebook
ApaAjaAdaDisini - Seringkali, pengguna Facebook tidak sadar apabila akun miliknya sedang diretas. Namun, sebenarnya ada sebuah cara untuk mengetahui apakah sebuah akun telah diretas atau belum.

Berikut beberapa langkah mudah untuk mengetahui apakah akun Facebook kamu sedang diretas atau tidak.

Caranya sangat mudah dan sederhana. Kamu hanya perlu pergi ke bagian Settings, kemudian pilih Security. Pilihan menu Security terletak di bagian kiri layar, tepat di bawahGeneral atau di atas Privacy.

Di menu Security, pilih menu Where You're Logged In. Dalam menu tersebut, bisa dilihat melalui perangkat apa dan di mana saja akun milik kamu telah diakses. Nah, apabila ada sebuah aktivitas yang mencurigakan, langsung saja tekan tombol End All Activity.

Menggunakan tombol tersebut, si peretas akan langsung log-out dari akun milik kamu. Langkah selanjutnya adalah dengan mengganti password atau kata sandi untuk mencegah peretas masuk kembali ke akun milikmu.
Menu Facebook Security
Selain itu, kamu juga bisa meminta sistem Facebook untuk memberikan peringatan setiap kali ada login ke akun di perangkat atau browser baru. Notifikasi tersebut bakal diberikan di tiga tempat sekaligus, yakni melalui Facebook itu sendiri, e-mail, atau pesan SMS ke nomor yang sudah didaftarkan pengguna.

Cara menggunakan fitur tersebut juga cukup mudah. Masih melalui menu Security, langsung pilih saja menu Login Alerts. Dalam menu tersebut, pengguna bisa mengatur sendiri ke mana notifikasi akan diberikan.

Jika memilih mengirim notifikasi lewat e-mail, setiap ada login baru, Facebook akan mengirimkan notifikasi ke alamat yang sudah ditetapkan sebelumnya. 

Selamat mencoba!

WhatsApp Versi Terbaru Lebih Hemat untuk Menelepon

Aplikasi pesan instan WhatsApp tersedia di platform Android, iOS, BlackBerry, dan Windows Phone
ApaAjaAdaDisini - Aplikasi messenger WhatsApp bakal kedatangan berbagai fitur baru. Salah satu yang menarik, nantinya akan ada pilihan untuk menghemat data saat melakukan panggilan suara via WhatsApp. Bagaimana caranya?

Seperti KompasTekno kutip dari Android Police, Kamis (23/7/2015), WhatsApp memasukkan dua fitur baru di bagian Setting. Salah satunya adalah "low data usage". 

Saat bagian tersebut dipilih, sistem secara otomatis akan memperkecil penggunaan data saat menggunakan fitur WhatsApp Call. Tentunya, fitur baru ini akan sangat membantu apabila kuota paket data sudah mulai menipis atau kualitas jaringan sedang buruk.

Beberapa situs teknologi mengklaim sudah mencoba fitur baru ini. Hasilnya, kualitas suara dikatakan masih cukup baik. Penurunan kualitas suara tentu terjadi, meski tidak terlalu signifikan.

Selain itu, terlihat ada fitur yang mengizinkan pengguna untuk backup atau menyimpan perbincangan di aplikasi Google Drive. Fitur ini sendiri sebenarnya sempat hadir beberapa bulan lalu, tetapi sempat dihilangkan oleh pihak WhatsApp. 

Belum jelas, apakah fitur ini nantinya akan tetap hadir di WhatsApp versi terbaru atau tidak. 

Satu fitur baru lainnya disebut sebagai "Mark As Unread". Tekan dan tahan sebuah pesan, nantinya akan ditampilkan pilihan fitur tersebut. Saat fitur tersebut digunakan, warna tulisan akan berubah menjadi hijau, menandakan pesan itu belum dibaca. 

Fitur ini akan berguna bagi yang ingin menandai atau sebagai pengingat sebuah pesan penting yang akan dibaca kembali di masa yang akan datang.

Ada juga fitur notifikasi baru. Pengguna bisa mengatur ringtone yang berbeda untuk tiap orang dan grup. Tidak hanya itu saja, pengguna bisa mengatur warna lampu notifikasi yang berbeda untuk pemberitahuan setiap ada pesan yang masuk.

Itu artinya pengguna bisa mengatur suara notifikasi yang berbeda untuk tiap orang. Pengguna juga nantinya bisa menggunakan fitur "mute" untuk tidak memberikan notifikasi setiap ada pesan dari orang tertentu. 

Fitur notifikasi itu sendiri nantinya bakal ditemukan di laman detail dari satu orang atau grup. Untuk membuka laman detail tersebut, tekan dan tahan di orang atau grup yang diinginkan, kemudian pilih "View Contact".

Hingga berita ini dinaikkan, WhatsApp versi terbaru itu masih belum hadir di Google Play Store. Namun, bagi yang sudah tidak sabar untuk mencoba fitur barunya, bisa mendapatkan file instalasi versi 2.12.197 melalui tautan berikut ini.

Thursday, July 9, 2015

WhatsApp Tambah Dua Fitur Anyar, Apa Saja?

Whatsapp di iPhone. Icgeeks.org
ApaAjaAdaDisini - Aplikasi pesan instan WhatsApp sedang bersiap menambahkan dua fitur anyar. Pertama, "Like", sebagai penanda jika pengguna menyukai konten yang dibagi. "Like" pada WhatsApp diperkirakan memiliki fungsi yang sama dengan di Facebook, yaitu untuk menandai foto, video, dan posting-an status teman.

Fitur kedua, "Mark as Unread", yang dapat digunakan sesuai dengan keinginan pengguna. Ini untuk menyembunyikan status pesan yang diterima, apakah sudah terbaca atau belum. Selama ini, pesan yang sudah dibaca penerima dapat diketahui lewat tanda ceklis dobel berwarna biru.

"WhatsApp saat ini masih menguji coba dua fitur baru tersebut," ujar situs UberGizmo, Kamis, 7 Juli 2015. Sayangnya, perusahaan masih merahasiakan kapan "Like" dan "Mark as Unread" siap dinikmati penggunanya.

Jika benar dua fitur tersebut bakal hadir, artinya WhatsApp mulai melirik gimmick baru. Selama ini, aplikasi tersebut mengunggulkan kesederhanaan. Saat pesaingnya, seperti Line dan WeChat, membanjiri penggunanya dengan stiker dan emotikon bergerak, WhatsApp tetap cuek.

Pendiri dan Chief Executive Officer WhatsApp, Jan Koum, pernah menyatakan tidak akan menghadirkan banyak gimmick. "Iklan dan games bisa hadir lewat aplikasi lain yang lebih baik daripada WhatsApp," ucapnya beberapa waktu lalu.

Meski demikian, WhatsApp tetap memperluas fungsinya sebagai platform komunikasi. Beberapa bulan terakhir, WhatsApp getol menghadirkan fitur panggilan telepon (voice call)untuk berbagai sistem operasi mobileVoice call memungkinkan pengguna melakukan panggilan dengan memanfaatkan kuota data Internet, sehingga pulsa yang dimiliki tidak akan terpotong.

Kini WhatsApp menjadi pesan instan paling populer dengan total lebih dari 800 juta pengguna. Tingginya pertumbuhan pengguna diyakini tidak lepas dari popularitas Facebook. Facebook mengakuisisi WhatsApp dengan nilai fantastis pada 2014, yakni US$ 19 miliar atau sekitar Rp 246 triliun.

Monday, July 6, 2015

Ingin Instagram Tampil Unik, Ikuti Cara Ini


ApaAjaAdaDisini - Pemilik akun Instagram @meizalrossi membagikan kiat membuat akun unik yang menarik banyak pengikut. 

"Unggahlah foto yang bagus dan bisa bercerita," kata Rossi di Galeri Indonesia Kaya, Jumat. 

Untuk menghasilkan foto pemandangan yang indah, dia mengandalkan kamera DSLR dengan format foto RAW agar dapat diedit secara leluasa. 

Pemilihan kamera, ujar pemilik akun Instagram dengan jumlah pengikut 4700an, tergantung pada selera tiap orang. Ada orang yang puas dengan kamera dalam ponsel pintar, ada juga yang lebih suka memotret dengan kamera SLR.  

"Pilihlah kamera yang baik yang penting nyaman dan puas dengan hasilnya."

Selain mengunggah foto-foto keindahan alam, sekali-sekali penting juga menunjukkan foto diri sendiri agar pengikut bisa melihat sosok pemilik akun. 

"Poin narsis itu penting," seloroh dia, menambahkan bahwa sebaiknya memilih latar belakang pemandangan indah agar hasilnya semakin keren. 

Fitur unggah video dalam Instagram juga sebaiknya dimaksimalkan untuk memperlihatkan momen-momen yang sayang bila hanya dilihat lewat foto, misalnya suasana dari puncak gunung atau bawah laut. 

"Fitur 15 detik video Instagram sama dengan TVC iklan, bisa untuk personal branding yang bagus," jelasnya. 

Agar dapat membuat video yang variatif, penting untuk merekam banyak stok video agar dapat digabungkan saat proses editing. Meskipun demikian, semuanya kembali lagi ke selera tiap orang. Ada yang senang merekam satu video berdurasi 15 detik, ada juga orang sepertinya yang lebih suka menggabungkan banyak video menjadi satu. 

Sumber